Sekitar 90 juta tahun yang lalu masa dinosaurus masih berkeliaran di Bumi, ular purba pernah hidup berdampingan dengan mereka. Fosil ular purba ditemukan di Argentina dan dilaporkan pada 2019 lalu, dan dinamai Najash. Ada satu ciri unik dari ular purba ini yang tidak dimiliki oleh ular yang kita kenal sekarang yaitu Kaki. Mereka telah membuktikan bahwa memang ular berevolusi dari reptil yang sebelumnya memiliki kaki dan Najash adalah bukti fosil dari evolusi ular.
Dalam Taksonomi ular dikelompokkan dalam sub-ordo Serpentes yang merupakan bagian dari ordo Squamata, ordo yang sama yang mencangkup kadal. Catatan fosil ular relatif sedikit karena kerangka ular kecil dan rapuh sehingga fosilisasi jarang terjadi. Sisa-sisa kaki ular terdapat pada ular modern yakni ular sanca dan ular boa terdapat sisa tungkai belakang yang disebut Taji Pelvis.
Pada garis keturunan kadal banyak kelompok kadal modern yang tidak berkaki, contohnya kadal tak berkaki dari keluarga Pygopodidae, yang ditemukan di Australia dan Papua. Tapi kenapa ular disebut ular? apa yang membedakan mereka dengan hewan tak berkaki lainnya?
Ular lebih dari hewan tak berkaki dan mereka telah melewati adaptasi besar, meskipun tubuh ular yang panjang adalah ciri khas mereka. Namun, definisi sesungguhnya dari ular terletak pada mulutnya. Salah satunya dapat dilihat pada rahang bawah ular yang tidak menyatu, tidak seperti Vertebrata lainnya. Hal ini berguna untuk fleksibilitas sehingga ular mampu menelan mangsa yang lebih besar dari mulutnya.
![]() |
Kerangka Ular |
![]() |
Kerangka Kadal |
Ada dua hipotesis utama yang membuat ular kehilangan kakinya. Hipotesis Pertama ular berevolusi dari kadal akuatik. Dalam hal ini tubuh ular lebih cocok dalam gaya hidup akuatik, sehingga disimpulkan bahwa ular berevolusi dari kadal air yang perlahan kehilangan kakiknya dan sebagian dari mereka mulai menjelajah daratan. Salah satu bukti fosil yang mendukung hipotesis adalah ditemukannya fosil bernama Pachyrhachis yang ditemukkan di Palestina pada endapan batu kapur laut. Ular purba ini masih memiliki kaki yang menunjukkan kemungkinan ular berevolusi kehilangan kaki di air.
![]() |
Pachyrhachis |
Hipotesis Kedua ular berevolusi dari kadal darat, bukti fosil telah menemukan ular purba yang lebih tua dari Pachyrhachis, yakni Najash. Melainkan fosil Najash secara anatomi lebih primitif dibandingkan Pachyrhachis, seperti masih adanya tulang sacrum dan kaki belakang yang lebih kuat. Selain Najash berbagai fosil baru juga ditemukkan dan berusia lebih tua dari Pachyrhachis dimana sebagian besar menunjukkan gaya hidup di darat, termasuk fosil ular tertua yang ditemukkan sejauh ini bernama Eophis sekitar 167 juta tahun yang lalu.
![]() |
Najash |
![]() |
Eophis |
Komentar
Posting Komentar